web analytics

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Mulia

Foto bersama usai kegiatan serah terima SILAB Mulia kepada Fakultas Ilmu Komputer disaksikan Kaprodi masing-masing. Foto: Dita

SILAB Mulia, Kado Inovasi Dosen di Dies Natalis ke-7 Universitas Mulia

UM – Momen Dies Natalis ke-7 Universitas Mulia, Kamis (18/12/2025), menjadi istimewa bagi Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM). Pasalnya, seorang dosen memberikan sebuah kado inovasi yang sangat berharga. Kepala Laboratorium, Subur Anugerah, S.T., M.Eng., secara resmi menyerahkan Sistem Informasi Laboratorium (SILAB) Mulia  kepada Dekan FIKOM, Djumhadi, S.T., M.Kom.

Penyerahan platform digital yang telah melalui uji coba selama hampir satu semester ini berlangsung sederhana di ruang kerja Dekan.

Turut menyaksikan jajaran pimpinan fakultas, Wakil Dekan Tri Sudinugraha, S.Kom., M.Kom., Kaprodi S1 Teknologi Informasi Agus Wijayanto, S.Kom., M.Kom., Kaprodi S1 Sistem Informasi Nasruddin Bin Idris, S.Kom., M.Kom., dan Kaprodi S1 Desain Komunikasi Visual Assaidatul Husna, S.Sn., M.Sn.

Subur Anugerah memaparkan beberapa fungsi SILAB Mulia yang telah berjalan selama kurang lebih 1 semester. Foto: Dita
Subur Anugerah memaparkan beberapa fungsi SILAB Mulia yang telah berjalan selama kurang lebih 1 semester. Foto: Dita
Dekan Djumhadi menerima penyerahan SILAB Mulia dengan menandatangani berita acara bersama. Foto: Dita
Dekan Djumhadi menerima penyerahan SILAB Mulia dengan menandatangani berita acara bersama. Foto: Dita
Foto bersama usai kegiatan serah terima SILAB Mulia kepada Fakultas Ilmu Komputer disaksikan Kaprodi masing-masing. Foto: Dita
Foto bersama usai kegiatan serah terima SILAB Mulia kepada Fakultas Ilmu Komputer disaksikan Wakil Dekan Tri Sudinugraha, S.Kom., M.Kom., Kaprodi S1 Teknologi Informasi Agus Wijayanto, S.Kom., M.Kom., dan Kaprodi S1 Desain Komunikasi Visual Assaidatul Husna, S.Sn., M.Sn.. Foto: Dita

Berawal dari Kompetisi, Berakhir Menjadi Solusi

Dalam kesempatan tersebut, Subur mengungkapkan perjalanannya di balik terciptanya SILAB Mulia. Ia menuturkan, pengembangan sistem ini awalnya merupakan inisiatif untuk mengikuti program Karya Inovasi Laboran (KILAB) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Sumberdaya Dikti.

“Sistem ini awalnya dikembangkan untuk mendapatkan pendanaan lewat program KILAB. Saat pengumuman, ternyata nama kami tidak lolos seleksi administrasi,” tutur Subur.

Namun, kegagalan di tahap awal kompetisi tidak memadamkan semangat inovasi. Dengan dukungan penuh dari jajaran pimpinan, mulai dari Dekan hingga Rektorat, dan dengan progres pengembangan yang sudah mencapai lebih dari 80%, Subur memutuskan untuk terus menyempurnakan sistem tersebut.

Tujuannya, untuk memberikan solusi nyata mengatasi permasalahan manajemen tujuh laboratorium komputer di lingkungan Fakultas Ilmu Komputer.

“Ada lebih dari 200 perangkat komputer dengan beragam sistem operasi dan perangkat lunak, juga kebutuhan laboratorium yang berbeda. Ada 17-20 jadwal penggunaan lab setiap hari. Semua itu harus dikelola dengan efisien,” ujarnya.

SILAB Mulia dirancang untuk mentransformasi proses administrasi yang sebelumnya penuh administrasi manual yang berliku, kini menjadi lebih efisien dan transparan.

“Kadang dosen meminta tambahan jam belajar menggunakan ruang lab, juga kadang mahasiswa dan dosen meminjam sebuah PC untuk mengerjakan tugas, skripsi, atau penelitian. Maka, dengan menggunakan SILAB, proses peminjaman menjadi lebih mudah, ringan, tidak merepotkan lagi seperti sebelumnya,” jelas Subur.

Apresiasi Pimpinan dan Harapan untuk Masa Depan

Dekan FIKOM, Djumhadi, S.T., M.Kom., menerima produk inovasi ini dengan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam. Menurutnya, SILAB Mulia adalah wujud semangat berkarya dan ketekunan yang mampu menghasilkan solusi yang berdampak bagi kemajuan fakultas.

“Saya sangat senang dan bersyukur. Ini adalah kado Dies Natalis yang paling bermakna, karena lahir dari inisiatif, kerja keras, dan ketekunan dosen kita sendiri. SILAB Mulia bukan sekadar sistem, tetapi cerminan dari budaya inovasi yang ingin terus kita tumbuhkan di FIKOM,” ujar Djumhadi.

Ia menekankan, sistem ini sejalan dengan visi Universitas Mulia untuk menjadi Smart Campus yang unggul dalam pemanfaatan teknologi. Dengan adanya SILAB, efisiensi operasional meningkat, dan yang terpenting, layanan kepada mahasiswa dan dosen serta siswa magang menjadi lebih baik.

Ia kemudian memberikan saran dan masukan terkait pengelolaan siswa magang, terutama terkait penugasan pembimbing (mentor).

“Harapan saya ke depan, platform ini tidak berhenti di sini,” lanjut Djumhadi.

“Kita bisa kembangkan lebih lanjut untuk mengintegrasikan manajemen inventaris bahan praktikum, analisis data penggunaan aset untuk perencanaan pengadaan, bahkan mungkin bisa diadopsi oleh fakultas lain. Inovasi seperti inilah yang akan membawa Universitas Mulia menjadi rujukan dalam transformasi digital pendidikan.”

Dengan hadirnya SILAB Mulia, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Mulia tidak hanya merayakan hari jadinya yang ke-7, tetapi juga merayakan sebuah lompatan dalam digitalisasi layanan akademik. Semangat untuk terus berkarya adalah kunci untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi seluruh sivitas akademika.

(SA/Kontributor)