UM – Dekan Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) Universitas Mulia, Djumhadi, S.T., M.Kom., menekankan pentingnya peran dosen bergerak dinamis dan tidak hanya terbatas di dalam kampus atau ‘jago kandang’.
Hal ini disampaikannya dalam rapat koordinasi menyambut perkuliahan awal Semester Ganjil 2025/2026 yang digelar di Ruang Eksekutif White Campus, Jumat (12/9/2025), yang juga membahas agenda strategis mulai dari kesejahteraan dosen hingga peningkatan kualitas akademik.
Di hadapan para dosen, Djumhadi mendorong agar para akademisi terus memperluas wawasan dan relevansi keilmuan dengan aktif berkiprah di luar lingkungan kampus.
“Namanya dosen itu harus explore keluar juga. Jangan jago kandang,” tegas Djumhadi.
Pesan motivasi tersebut diiringi dengan pembahasan konkret mengenai peningkatan kesejahteraan dosen yang menjadi sorotan utama.
Menanggapi hal ini, forum secara kolektif mengusulkan penyesuaian. Selain itu, disepakati pula untuk mengusulkan penghapusan perbedaan dosen antara mata kuliah kategori STEM dan non-STEM, dengan alasan bahwa beban kerja dosen pada dasarnya setara.
“Kondisi tersebut perlu ditinjau ulang oleh universitas guna menyesuaikan dengan beban kerja dosen dan tuntutan mutu pendidikan tinggi,” ujar Djumhadi.
Seluruh aspirasi ini kemudian dirangkum dan disampaikan secara resmi melalui surat dari Dekan FIKOM ditujukan kepada Rektor Universitas Mulia.

Persiapan Semester Baru
Rapat juga membahas agenda rutin persiapan awal semester. Agenda inti berpusat pada pemantapan kalender akademik, evaluasi semester sebelumnya, dan finalisasi distribusi mata kuliah serta jadwal mengajar.
Dekan memberikan penekanan khusus diberikan kepada dosen memiliki kewajiban penyusunan dan pengumpulan Rencana Pembelajaran Semester (RPS).
Djumhadi mengingatkan bahwa kelengkapan RPS menjadi syarat bagi dosen untuk mendapatkan jatah mengajar di semester berikutnya sebagai bagian dari penjaminan mutu.
Rapat juga membahas kesiapan teknis, termasuk sosialisasi penggunaan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) untuk presensi dan input nilai serta optimalisasi Learning Management System (LMS) Lentera (https://lentera.universitasmulia.ac.id) untuk penyampaian materi.
Kesiapan sarana dan prasarana seperti ruang kelas, laboratorium, dan proyektor turut dipastikan agar proses belajar-mengajar berjalan tanpa kendala.
Para dosen diinformasikan mengenai profil mahasiswa baru dan diingatkan kembali mengenai perannya sebagai Dosen Pembimbing Akademik (PA).
Penegasan tata tertib dan etika akademik juga disampaikan agar dapat diteruskan kepada mahasiswa, demi menciptakan lingkungan kampus yang kondusif.
Dalam konteks pengembangan institusi, dibahas informasi terkini mengenai status akreditasi program studi. Para dosen didorong untuk aktif dalam Tridharma Perguruan Tinggi, meliputi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Agenda ini sejalan dengan visi Dekan agar dosen tidak hanya fokus mengajar, tetapi juga terus berkembang secara profesional.
(SA/Kontributor)
