UM – Antusiasme generasi muda terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) terbukti luar biasa dalam pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) Universitas Mulia.
Bekerja sama dengan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Banjarmasin, acara ini digelar di Ballroom Cheng Ho Universitas Mulia pada Rabu (17/9).
Pelatihan yang mengusung tema “Pemasaran Digital Dengan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Wirausaha” ini berhasil menarik 113 pendaftar, jumlah yang jauh melampaui kuota awal sebanyak 50 orang.
Hal ini menunjukkan tingginya kesadaran dan minat mahasiswa serta calon wirausahawan untuk membekali diri dengan keterampilan digital yang relevan dengan tuntutan zaman.
Kegiatan yang merupakan bagian dari program Digital Talent Scholarship (DTS) ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Komputer, Djumhadi, S.T., M.Kom.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan pemerintah untuk melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan inovatif.
“Transformasi digital telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan. Melalui program ini, para peserta tidak hanya dibekali pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis dalam membangun dan mengembangkan bisnis berbasis teknologi digital,” ujar Djumhadi.
Penguatan Kompetensi Melalui Praktik Langsung
Pelatihan yang berlangsung selama satu hari penuh ini dirancang secara komprehensif. Sesi dimulai dari pukul 08.00 WITA dengan agenda registrasi dan pembukaan, hingga berakhir pada pukul 21.00 WITA.
Materi yang disampaikan mencakup topik-topik krusial seperti fundamental AI untuk pemasaran, riset pasar, pembuatan konten teks, gambar, dan video dengan AI, hingga optimalisasi kampanye pemasaran.
Para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga diajak langsung mempraktekkan penggunaan berbagai tools AI untuk kebutuhan pemasaran oleh para narasumber ahli, yaitu Istia Budi, S.T., M.M., dan Amir Iskandar, S.E., M.M.
Istia Budi berpesan agar mahasiswa segera mengimplementasikan AI, baik untuk pengembangan usaha pribadi maupun sebagai sarana promosi kampus yang kreatif.
“Mahasiswa diharapkan mengimplementasikan AI untuk usahanya, serta dapat membuat konten kreatif untuk promosi kampus,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa AI dapat menjadi alat untuk membangun kepercayaan diri Gen Z dalam melakukan promosi digital dengan biaya yang lebih terjangkau.
Sementara itu, Amir Iskandar memberikan lima pesan kunci untuk memotivasi peserta. “Ambil segera jatah gagal agar bisa banyak mengeksplorasi kemampuan menuju sukses,” tegasnya. Kelima pesannya mencakup:
- Eksplorasi Teknologi AI: Manfaatkan AI secara optimal untuk mendukung setiap aspek bisnis yang akan dibuat dan dijalankan.
- Turun ke Lapangan: Perbanyak interaksi langsung di lapangan untuk memahami kondisi dan kebutuhan pasar secara nyata.
- Bangun Rasa Ingin Tahu: Miliki semangat dan keingintahuan yang tinggi untuk terus melihat dan menggali potensi baru.
- Perbanyak Jejaring: Bangun jaringan atau networking seluas mungkin, baik secara langsung maupun melalui platform digital.
- Segera Gagal, Cepat Belajar: Jangan takut salah di awal, karena setiap kegagalan adalah pelajaran berharga untuk meraih kesuksesan.
“Harapan kami, para peserta dapat mengikuti program ini dengan sungguh-sungguh, menyerap ilmu, dan pada akhirnya mampu menjadi wirausahawan digital yang dapat memberikan solusi kreatif serta membuka lapangan pekerjaan,” tambah Dekan.





Dukungan Penuh dan Kolaborasi Strategis
Keberhasilan acara ini menjadi bukti nyata kolaborasi strategis antara FIKOM Universitas Mulia dengan BPSDMP Kominfo Banjarmasin.
Pada kesempatan ini, juga dilakukan penandatanganan Rancangan Pelaksanaan Kegiatan (RPK) antara Program Studi Teknologi Informasi FIKOM yang diwakili oleh Dekan Djumhadi dengan Kepala BPSDMP Kominfo Banjarmasin, Syarifuddin.
Acara ini turut didukung penuh oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr. Ivan Armawan, S.E., M.M., Wakil Dekan FIKOM Tri Sudinugraha, S.Kom., M.Kom., Kaprodi S1 Teknologi Informasi Agus Wijayanto, S.Kom., M.Kom, Kaprodi S1 Sistem Informasi Nasruddin, S.Kom., M.Kom., dan Kaprodi S1 Teknik Industri Rizcky Gandarrityaz, S.T., M.T.
Dukungan ini menunjukkan komitmen bersama untuk mencetak talenta digital berdaya saing tinggi.
Dengan membludaknya jumlah pendaftar, pelatihan DEA ini tidak hanya sukses sebagai sebuah program, tetapi juga menjadi indikator kuat bahwa generasi muda Indonesia siap menyambut dan memanfaatkan teknologi AI untuk berkontribusi pada kemajuan ekonomi digital bangsa.
(SA/Kontributor)
